Gigih Berjualan Sejak 2017, Ibu Welly Siap Kembangkan Usaha Mie Ayam dengan Dukungan BAZNAS Kalsel

Banjarmasin – Semangat kemandirian ditunjukkan oleh Ibu Welly, seorang pelaku usaha binaan BAZNAS Kalimantan Selatan yang terus mengembangkan usahanya sejak 2017.

Melalui program pemberdayaan, BAZNAS Kalsel melakukan monitoring langsung ke tempat usaha Ibu Welly yang berada di kantin SMPN 24 Banjarmasin, Rabu (1/4/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan perkembangan usaha sekaligus mendorong peningkatan kapasitas ekonomi mustahik.

Di kantin sekolah tersebut, Ibu Welly menjalankan usaha dengan menjual aksesori hasil olahan tangan sendiri serta berbagai makanan yang diminati pelajar. Ia juga menerapkan strategi pergantian menu setiap dua hari untuk menjaga minat pembeli.

Dari usahanya di kantin, Ibu Welly mampu meraih omzet harian sekitar Rp500.000 hingga Rp650.000, dengan keuntungan hampir 50 persen. Sementara dari penjualan aksesori di pasar kaget (pasar tungging), ia memperoleh omzet sekitar Rp250.000 hingga Rp350.000.
Tak hanya itu, Ibu Welly juga aktif mengikuti berbagai kegiatan festival dan event untuk memperluas pasar usahanya.

Ibu Welly mengungkapkan rasa syukur atas pendampingan yang diberikan serta harapannya untuk pengembangan usaha ke depan.

“Alhamdulillah, dari usaha ini saya bisa membantu kebutuhan keluarga. Ke depan saya ingin membuka usaha mie ayam di depan rumah, semoga bisa menambah penghasilan dan menarik pembeli, terutama di lingkungan sekitar yang banyak mahasiswa,” ujarnya.

Ia juga berencana memanfaatkan platform digital seperti jasa antar ekspress untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Sementara itu, staf monotoring Bidang Pendayagunaan BAZNAS Kalsel Zahratussalwa menyampaikan bahwa monitoring ini merupakan bagian dari komitmen dalam memastikan program pemberdayaan berjalan optimal.

“Kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga melakukan pendampingan dan monitoring rutin agar usaha mustahik benar-benar berkembang. Harapannya, Ibu Welly bisa semakin mandiri dan usahanya terus meningkat,” ujarnya.

Melalui langkah ini, BAZNAS Kalsel terus mendorong para mustahik untuk naik kelas dan mencapai kemandirian ekonomi secara berkelanjutan. (eho)

 

Leave a Reply