Tapin (9/11/2023) – Pasca kunjungan ke Hulu Sungai Tengah tim pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan sekaligus pendampingan kepada salah satu mustahik binaannya di Jl. A.Yani Pura Rt.02, Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin.
Irwan salah satu mustahik binaan program Digital Micropreneur BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan. Ia berprofesi sebagai peternak lebah tidak menyengat yang biasa disebut dengan kalulut. Saat ini Irwan memiliki dua puluh lima kotak sarang lebah yang dibudidayakannya.
Berdasarkan hasil pendampingan BAZNAS Kalsel, Irwan berkeinginan melakukan ekspansi ke varian lebah madu lainnya yaitu lebah penyengat. “Beberapa waktu lalu saya sempat kehilangan lebah di beberapa sarang yang disebabkan cuaca panas ekstrim yang menyebabkan mengeringnya tanaman yang merupakan pangan utama lebah tersebut. Kedepan saya akan mencoba varian lebah lainnya” terangnya.
Tim Pendayagunaan BAZNAS Kalsel memberikan respon serta dukungan kepada pak Irwan selaku mustahik binaannya dengan berupa support penambahan varian lebah yang beliau diinginkan.
Saptian Hadi menyampaikan bahwa tim pendayagunaan siap memberikan dukungan bukan hanya moril tapi juga dukungan yang sesuai dengan apa yang diperlukan mustahiknya.
“Kami dan tim siap membantu dan mendukung para mustahik binaan kami dalam mengembangkan usahanya, kami akan mengusahakan yang terbaik agar mereka dapat berdaya perekonomiannya.” ucap Plt. Kabid Pendayagunaan ini
“Kedepannya pemberdayaan ekonomi pedesaan merupakan salah satu fokus yang akan kami tingkatkan agar pemberdayaan ekonomi BAZNAS Kalsel dapat meluas di wilayah pedesaan dan mustahik yang berdaya berkat zakat semakin banyak.” tambah Hadi.(eho/arm)